Melihat brosur paket usaha sering membuat semuanya terlihat mudah.
- Bayar
- Terima booth
- Dapat alat
- Mulai jualan
Tetapi keputusan membeli paket usaha sebaiknya tidak dilakukan hanya berdasarkan presentasi sales. Sebelum transfer DP, gunakan checklist.
Checklist 1: Produk
Coba produknya. Jangan hanya lihat foto. Periksa:
- rasa
- konsistensi
- kemasan
- harga jual
- ukuran
- dan daya tarik produk dibanding kompetitor
Checklist 2: Target Pasar
Tanyakan siapa konsumen utamanya. Jika pihak brand tidak bisa menjelaskan target pasar secara spesifik, Anda perlu melakukan riset sendiri.
Checklist 3: HPP
Minta contoh perhitungan.
- Berapa biaya bahan per produk?
- Termasuk cup?
- Kemasan?
- Topping?
- Saus?
- Gas?
Jangan hanya meminta margin dalam bentuk persentase. Minta angka.
Checklist 4: Harga Bahan dari Pusat
Jika wajib membeli bahan dari pusat, periksa harganya. Bandingkan dengan harga jual produk. Periksa juga:
- minimum order
- ongkos kirim
- masa simpan
- dan lead time
Checklist 5: Total Modal
Hitung:
- harga paket
- sewa
- deposit
- renovasi
- listrik
- karyawan
- modal kerja
- promosi
- dan dana cadangan
Checklist 6: Biaya Berulang
Tanyakan apakah ada:
- royalty
- management fee
- marketing fee
- software fee
- perpanjangan
- training tambahan
- atau biaya lain.
Checklist 7: Outlet yang Sudah Berjalan
Tanyakan jumlah outlet aktif. Lebih penting lagi: berapa yang masih berjalan setelah beberapa waktu? Jika memungkinkan kunjungi langsung.
Checklist 8: Hubungi Mitra
Jangan hanya meminta testimoni pilihan dari brand. Coba bicara dengan beberapa mitra.
Checklist 9: SOP
Tanyakan apakah ada SOP tertulis. Untuk FnB, minimal mencakup:
- produksi
- stok
- kebersihan
- kasir
- opening
- closing
- dan pelayanan
Checklist 10: Support Marketing
Tanyakan bentuknya secara konkret. “Support marketing” bisa berarti banyak hal.
- Apakah hanya memberikan desain poster?
- Atau ada strategi opening, materi konten, iklan dan evaluasi?
Checklist 11: Lokasi
Tanyakan apakah brand membantu survei lokasi. Kalau iya, apakah hanya memberi opini atau benar-benar menggunakan data?
Checklist 12: Wilayah
Apakah ada perlindungan wilayah? Bisakah brand membuka outlet lain 100 meter dari outlet Anda? Ini perlu diketahui sejak awal.
Checklist 13: Kontrak
Baca. Jangan hanya mendengar penjelasan sales. Periksa:
- masa kerja sama
- perpanjangan
- penggunaan merek
- supply bahan
- penghentian kerja sama
- dan aset.
Checklist 14: Kepemilikan Peralatan
Setelah membeli paket, booth dan alat itu milik siapa? Jika kerja sama berakhir, apakah tetap menjadi milik Anda?
Checklist 15: Merek
Periksa apakah brand mempunyai identitas yang jelas dan benar-benar memiliki atau berhak menggunakan merek yang ditawarkan.
Checklist 16: Risiko
Tanyakan pertanyaan yang jarang ditanyakan: “Apa penyebab mitra kalian gagal?” Jawaban pertanyaan ini sering lebih berguna daripada cerita outlet terbaik.
Kesimpulan
Sebelum membeli paket usaha, jangan hanya memeriksa apa yang Anda dapat. Periksa juga:
- apa yang wajib Anda bayar
- apa yang wajib Anda lakukan
- risiko apa yang Anda tanggung
- dan apa yang terjadi jika kerja sama berhenti
FAQ
- Apakah perlu melihat outlet langsung?
Sangat membantu. Anda dapat mengamati kondisi nyata, traffic dan operasional.
- Apakah testimoni mitra cukup?
Tidak. Gunakan testimoni sebagai salah satu sumber, bukan satu-satunya dasar keputusan.
- Kapan sebaiknya membayar DP?
Setelah informasi penting, biaya dan ketentuan kerja sama sudah dipahami.




