Anda mempunyai produk FnB yang menurut Anda enak. Anda menemukan lokasi. Anda membutuhkan modal. Lalu Anda bertemu calon investor. Pertanyaannya: apa yang harus ditampilkan dalam presentasi?
Jangan membuat pitch deck 40 slide penuh tulisan. Investor perlu memahami bisnis secara cepat. Untuk tahap awal, pitch deck sekitar 10–15 slide yang fokus biasanya sudah cukup untuk membuka diskusi.
Slide 1 — Cover
Masukkan:
- nama brand
- logo
- tagline singkat
- dan satu foto produk terbaik
Tambahkan satu kalimat yang menjelaskan bisnis. Contohnya: “Minuman roasted tea modern untuk konsumen urban dengan harga terjangkau.” Investor langsung memahami konteks.
Slide 2 — Masalah atau Peluang Pasar
Jelaskan kebutuhan yang ingin dijawab. Misalnya:
- konsumen ingin minuman premium tetapi harganya masih terjangkau
- produk tertentu sedang tumbuh
- atau lokasi target belum mempunyai produk sejenis
Jangan membuat klaim besar tanpa data.
Slide 3 — Produk
Tunjukkan foto. Jelaskan:
- menu utama
- harga
- keunikan
- bahan
- dan pengalaman konsumen.
Untuk FnB, visual produk mempunyai peran besar. Investor sebaiknya bisa langsung membayangkan apa yang dijual.
Slide 4 — Target Pasar
Jangan menulis: “Target semua umur.” Tentukan. Misalnya:
- usia 18–35 tahun
- mahasiswa
- karyawan
- keluarga muda
- atau konsumen pusat perbelanjaan.
Tambahkan kisaran harga yang sesuai daya beli target.
Slide 5 — Lokasi dan Strategi Penjualan
Tampilkan:
- calon lokasi
- traffic
- kompetitor
- akses
- potensi delivery
- dan channel penjualan. Contohnya: offline outlet, Shopee Food/GoFood/GrabFood, TikTok, WhatsApp, atau corporate order.
Investor ingin memahami dari mana penjualan datang.
Slide 6 — Unit Economics
Ini salah satu slide terpenting. Misalnya:
- Harga jual: Rp 20.000
- HPP: Rp 8.000
- Gross margin sebelum biaya operasional: Rp 12.000
Lalu tunjukkan biaya :
- sewa
- gaji
- marketing
- operasional
Jangan menyebut gross margin sebagai laba bersih.
Slide 7 — Simulasi Penjualan
Contoh:
- 50 transaksi per hari
- Average order R p20.000
- Omzet harian Rp 1 juta
- Omzet bulanan Rp30 juta.
Kemudian buat skenario konservatif dan optimistis.
Slide 8 — Tim dan Operasional
Siapa yang menjalankan? Tampilkan nama dan peran. Misalnya:
- Founder/pengelola: nama….
- Operasional: nama….
- Marketing: nama….
- Keuangan: nama….
Jika masih perlu rekrutmen, jelaskan rencana tim. Investor perlu melihat siapa yang akan mengeksekusi.
Slide 9 — Kebutuhan Modal
Jelaskan angka. Misalnya:
- Paket usaha: Rp 30 juta
- Sewa: Rp 20 juta
- Renovasi: Rp 10 juta
- Modal kerja: Rp 20 juta
- Marketing: Rp 10 juta
- Cadangan: Rp 10 juta
- Total: Rp 100 juta
Kemudian jelaskan dana tersebut digunakan untuk mencapai milestone apa.
Slide 10 — Penawaran kepada Investor
Ini pertanyaan yang paling penting: Anda sebenarnya menawarkan apa?
- Bagi hasil?
- Saham?
- Pinjaman?
- Atau struktur lainnya?
Jangan membuat investor menebak. Jelaskan bentuk yang ingin didiskusikan. Tetapi jangan terburu-buru menetapkan valuasi jika belum mempunyai dasar.
Tambahkan Slide Risiko
Jika diperlukan, buat slide tambahan. Jelaskan risiko utama:
- produk tidak diterima
- lokasi tidak sesuai
- bahan naik
- kompetitor
- operasional
- dan tim.
Kemudian jelaskan mitigasinya. Investor biasanya mengetahui bisnis mempunyai risiko. Mengabaikan risiko justru bisa membuat presentasi terasa kurang matang.
Tambahkan Exit Plan jika Relevan
Jika bentuk kerja sama berupa equity dan investor menanyakan exit, jelaskan kemungkinan mekanismenya. Detailnya perlu dibicarakan berdasarkan struktur perusahaan dan kesepakatan. Jangan mengarang janji buyback yang belum mampu dilakukan.
Jangan Isi Slide dengan Paragraf
Pitch deck adalah alat presentasi. Bukan artikel. Gunakan:
- angka besar
- diagram
- foto
- chart
- dan kalimat pendek
Penjelasan diberikan ketika presentasi.
Contoh Urutan Pitch 5 Menit
Mulai dari:
- Ini peluang pasarnya
Lanjut:
- Ini produknya
- Ini siapa konsumennya
- Ini lokasi dan cara kami mendapatkan penjualan
- Ini unit economics-nya
- Ini siapa yang menjalankan
- Ini modal yang dibutuhkan.
- Ini bentuk kerja sama yang ingin kami diskusikan
Selesai. Biarkan investor bertanya.
Apa yang Jangan Dilakukan?
Jangan:
- mengarang omzet
- menyembunyikan biaya
- menjanjikan balik modal
- mengklaim tidak punya kompetitor
- dan memakai data tanpa sumber
Pitch yang meyakinkan bukan pitch yang terlihat sempurna. Pitch yang meyakinkan adalah pitch yang membuat bisnis mudah dipahami dan dapat diuji.
Kesimpulan
Pitch deck FnB yang bagus tidak harus rumit. Investor perlu memahami lima hal utama:
- apa produknya
- siapa yang membeli
- bagaimana menghasilkan uang
- siapa yang menjalankan
- dan apa yang ditawarkan kepada investor
Jika semua itu sudah jelas, presentasi menjadi jauh lebih kuat. Setelah pitch menarik perhatian investor, lanjutkan dengan proposal yang lebih detail dan perjanjian tertulis sebelum dana benar-benar digunakan.
FAQ
- Berapa slide pitch deck investor?
Tidak ada angka wajib. Sekitar 10–15 slide yang fokus dapat menjadi titik awal yang praktis.
- Apakah pitch deck sama dengan proposal?
Tidak. Pitch deck digunakan untuk presentasi ringkas, sedangkan proposal biasanya memberikan informasi lebih detail.
- Apakah harus mencantumkan kebutuhan modal?
Ya. Investor perlu mengetahui berapa kebutuhan dana dan bagaimana dana akan digunakan.




